Olahraga

Menpora Erick Dorong Domino Jadi Motor Sport Industry Nasional

14
×

Menpora Erick Dorong Domino Jadi Motor Sport Industry Nasional

Sebarkan artikel ini
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Erick Thohir, menghadiri Deklarasi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) periode 2026-2030. foto: Andre/kemenpora.go.id

SATUDATA.co.id | Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, berharap olahraga domino dapat berkembang menjadi bagian penting dalam penguatan industri olahraga nasional.

Harapan itu disampaikan saat menghadiri Deklarasi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) periode 2026–2030 di Ballroom Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Rabu (07/01/2026) malam.

Dalam sambutannya, Erick Thohir menegaskan bahwa olahraga saat ini tidak hanya terbatas pada prestasi dan olahraga masyarakat, tetapi juga memiliki dimensi industri yang mampu mendorong perputaran ekonomi secara luas.

“Cabang olahraga sekarang berbagai macam, ada olahraga prestasi, olahraga masyarakat, dan olahraga industri. ORADO ini menjadi bagian dari sport industry yang memang bisa mendorong perputaran ekonomi secara menyeluruh,” ujarnya.

Ia menilai sport industry memiliki potensi besar karena pertumbuhannya di berbagai negara bahkan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.

Oleh karena itu, Erick mengapresiasi lahirnya ORADO sebagai federasi yang diharapkan mampu membawa olahraga domino naik kelas dan bernilai ekonomi.

“Saya senang sekali ketika sport industry menjadi wadah pengembangan olahraga yang mengandung nilai ekonomi. Apalagi sport industry ini terus tumbuh. Saya berharap ORADO semakin besar dan kejuaraan dunianya bisa digelar di Indonesia, karena itu akan berdampak langsung pada sport tourism dan efek domino positif bagi perekonomian nasional,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Erick juga mengingatkan pentingnya soliditas organisasi. Ia menekankan agar tidak terjadi dualisme kepengurusan di tubuh ORADO, karena hal tersebut berpotensi menghambat pembinaan atlet dan prestasi olahraga domino ke depan.

“Saya harap dualisme olahraga jangan sampai terjadi. Itu hanya akan merugikan atlet dan menghambat perkembangan prestasi. Saya apresiasi beberapa cabang olahraga yang sudah berhasil konsolidasi, dan semoga ORADO bisa menjaga hal itu sejak awal,” tegasnya.

Untuk diketahui, acara deklarasi dan Rakernas I ORADO turut dihadiri Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, Sekretaris Jenderal NOC Indonesia Wijaya Noeradi, serta sejumlah tokoh nasional dan publik figur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *