Olahraga

Wamenpora Taufik Apresiasi Atlet Pelajar Peraih Medali SEA Games 2025

12
×

Wamenpora Taufik Apresiasi Atlet Pelajar Peraih Medali SEA Games 2025

Sebarkan artikel ini
Wamenpora Taufik Hidayat, saat menerima dua atlet pelajar peraih medali SEA Games 2025 Thailand di Kemenpora, Jakarta. foto: Herry/kemenpora.go.id

SATUDATA.co.id | Jakarta — Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat memberikan apresiasi kepada atlet pelajar peraih medali SEA Games 2025 Thailand saat menerima mereka di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Selasa (13/01/2026).

Atlet pelajar yang hadir dalam kesempatan tersebut yakni Jayden Zen Naga, peraih medali emas cabang olahraga hoki es, serta Adelia Chantika Aulia yang meraih medali perunggu cabang olahraga renang. Keduanya merupakan pelajar SMA Muhammadiyah 3 Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Wamenpora menyampaikan rasa bangganya atas capaian para atlet muda yang telah mengharumkan nama Indonesia di ajang SEA Games.

Ia juga mengaku terkesan dengan penampilan cabang olahraga hoki es yang baru pertama kali disaksikannya secara langsung.

“Saya lihat kemarin pertandingan hoki es di SEA Games. Jujur, ini pertama kali saya menonton dan menurut saya keren serta luar biasa. Semangatnya tinggi, karena di es hoki, sepersekian detik bisa menentukan hasil,” ujarnya.

Menurutnya, para atlet pelajar masih memiliki peluang karier yang panjang. Ia menilai selama pertandingan belum berakhir, selalu ada kesempatan untuk meraih hasil terbaik.

Melalui kesempatan itu juga, Wamenpora kemudian berbagi pengalaman pribadinya saat meraih medali emas Olimpiade 2004 dari cabang olahraga bulu tangkis tunggal putra.

Taufik Hidayat menekankan bahwa prestasi di level tertinggi tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang menuntut kedisiplinan dan pengorbanan sejak usia muda.

“Menuju Olimpiade prosesnya panjang. Olahraga itu tidak ada yang instan. Saya dulu bahkan kehilangan masa bermain dengan teman-teman karena setiap hari latihan. Tapi itu pilihan yang harus dikejar, dengan dukungan keluarga dan sekolah,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa perjalanan menuju puncak prestasi tidak lepas dari kesalahan dan kegagalan. Oleh karena itu, Wamenpora mendorong atlet muda untuk aktif bertanya dan belajar dari atlet senior yang telah lebih dulu merasakan atmosfer Olimpiade.

Selain mengapresiasi atlet, Wamenpora Taufik turut menyoroti peran SMA Muhammadiyah 3 Jakarta dalam mendukung pembinaan atlet pelajar.

Menurutnya, dukungan sekolah menjadi faktor penting agar atlet dapat berprestasi tanpa mengesampingkan pendidikan.

“Kemenpora mendukung penuh dan berharap sekolah lain bisa mengikuti langkah ini, agar atlet memiliki jam belajar yang fleksibel dan bisa fokus berlatih,” jelasnya.

Ia menilai pembinaan atlet berbasis sekolah perlu terus diperkuat dengan tetap menjaga keseimbangan antara prestasi olahraga dan akademik.

Wamenpora juga menilai Muhammadiyah telah menunjukkan komitmen yang baik dan konsisten dalam mendukung pengembangan atlet pelajar.

Di akhir arahannya, Wamenpora Taufik berpesan agar mereka terus berlatih, menjaga disiplin, tidak cepat berpuas diri, serta mempersiapkan diri untuk menghadapi jenjang kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Olimpiade.

“Karier kalian masih panjang. Jangan cepat puas. Apalagi Presiden Prabowo sangat mendukung dan berharap olahraga Indonesia bisa mendunia. Semoga prestasi ini bisa menjadi inspirasi dan semangat bagi atlet-atlet muda lainnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *