Peristiwa

Diduga Sakit, Pria Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya

2473
×

Diduga Sakit, Pria Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya

Sebarkan artikel ini
Personil Polres Palopo saat melakukan olah TKP jenazah Zulkifli di Perumahan Graha Peta, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2026) malam. Foto: Ist

SATUDATA.co.id | Palopo – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Perumahan Graha Peta, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 17.30 Wita, dan langsung ditangani oleh pihak kepolisian.

Korban diketahui bernama Zulkifli Y. Sos (57), seorang karyawan swasta, yang ditemukan dalam kondisi telentang di lantai ruang tamu rumahnya di Perumahan Graha Peta Blok A 20, Kelurahan Peta, Kecamatan Sendana, Kota Palopo.

Penemuan mayat pertama kali diketahui oleh Indar Setiawan Zulkifli, anak korban.

Indar mengaku meninggalkan rumah pada Sabtu sore, 17 Januari 2026, untuk pergi ke Masamba, dengan meninggalkan ayahnya seorang diri. Saat kembali ke rumah pada Senin sore, ia mendapati ayahnya sudah tidak sadarkan diri dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Saksi lainnya, Irsal, yang merupakan tetangga korban, mengungkapkan bahwa dirinya sempat bertemu korban pada Minggu, 18 Januari 2026, sekitar pukul 15.00 Wita. Saat itu, korban terlihat melintas di depan rumah saksi dengan mengendarai sepeda motor seorang diri dan mengaku hendak pergi mencukur rambut.

Menindaklanjuti laporan warga, pada pukul 20.30 Wita, Kapolsek Wara Selatan IPTU Yusran Sa’buran, bersama personel Samapta Polres Palopo dan piket fungsi, mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan para saksi.

“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit,” ujar IPTU Yusran Sa’buran.

Diketahui, almarhum memiliki riwayat penyakit asma yang diduga menjadi salah satu faktor penyebab meninggalnya korban.

Selanjutnya, pada pukul 21.30 Wita, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sawerigading Palopo untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian.

Pihak kepolisian menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta segera melapor apabila memiliki informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *