Ragam

Mahasiswa Wija to Luwu Gelar Aksi di Palopo, Datu Luwu Dukung Pembentukan Provinsi Luwu Raya

3440
×

Mahasiswa Wija to Luwu Gelar Aksi di Palopo, Datu Luwu Dukung Pembentukan Provinsi Luwu Raya

Sebarkan artikel ini
Datu Luwu Andi Maradang Mackulau temui Aliansi Wija to Luwu saat berunjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Palopo, Selasa (20/1/2026). Foto: Ist

SATUDATA.co.id – Palopo — Aliansi Wija to Luwu menggelar unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Palopo, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1/2026). Aksi tersebut bertujuan menyuarakan aspirasi pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi itu datang dari Kota Makassar untuk menyampaikan tuntutan mereka kepada pemerintah daerah dan para tokoh masyarakat Tana Luwu agar secara aktif mendukung perjuangan pemekaran wilayah.

Pada waktu yang bersamaan, kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Wija to Luwu berlangsung di Ruang Ratona, Kantor Wali Kota Palopo.

Acara tersebut dihadiri oleh Datu Luwu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Luwu Raya, pengurus Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR), serta perwakilan Wija to Luwu dari berbagai daerah.

Usai kegiatan Silatnas, Datu Luwu, Andi Maradang Mackulau, didampingi Ketua BPD KKLR Kota Palopo, Jamaluddin Nawir, menemui massa aksi di depan Kantor Wali Kota Palopo. Dalam pernyataannya, ia secara terbuka menyampaikan dukungan terhadap tuntutan mahasiswa terkait pembentukan Provinsi Luwu Raya.

“Keinginan anak-anakku semua adalah keinginan kami juga. Saat ini, jangan biarkan tokoh-tokoh Tana Luwu hanya berdiam dan bersimpuh tangan melihat perjuangan anak-anakku sekalian,” ujar Andi Maradang Mackulau melalui pengeras suara di hadapan massa aksi.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Tana Luwu untuk bersatu dan terlibat aktif dalam memperjuangkan terbentuknya Provinsi Luwu Raya.

“Hari ini, mari kita bersama-sama mengangkat tangan dan menanamkan dalam diri kita bahwa Tana Luwu adalah harga mati,” ucapnya sambil mengangkat tangan kanannya.

Menutup orasinya, Datu Luwu memberikan semangat kepada para mahasiswa agar tetap konsisten memperjuangkan aspirasi tersebut.

“Terus berjuang dan tetap semangat memperjuangkan Provinsi Luwu Raya ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *