Ragam

Lestarikan Budaya, Pemkot Palopo Ikut Prosesi Adat Luwu Makkasiwiang di Istana Langkanae

2518
×

Lestarikan Budaya, Pemkot Palopo Ikut Prosesi Adat Luwu Makkasiwiang di Istana Langkanae

Sebarkan artikel ini
Suasana Prosesi Adat Luwu Makkasiwiang di Istana Langkanae, Kedatuan Luwu, Jumat, 23 Januari 2026. Foto: Ist

SATUDATA.co.id | Palopo – Pemerintah Kota Palopo turut berpartisipasi dalam Prosesi Adat Luwu Makkasiwiang yang digelar di Istana Langkanae, Kedatuan Luwu, pada Jumat, 23 Januari 2026.

Prosesi adat ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Luwu ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-80, dengan mengusung tema “Singkerru Ininnawa Lipu Dimenge Ede”, yang bermakna Tana Luwu sebagai ikatan jiwa dan negeri yang diimpikan.

Makkasiwiang merupakan kegiatan silaturahmi adat yang dilaksanakan di hadapan Yang Mulia (YM) Datu Luwu.

Prosesi ini diawali dengan Mabbali’ Sumange’, yaitu penyampaian penghormatan dan penguatan semangat kebersamaan, yang kemudian dilanjutkan dengan Mappangngolo Lise’ Rakki’ di hadapan Datu Luwu XL.

Selanjutnya, dilaksanakan prosesi Mappasisele’ Lise’ Rakki’, yakni kegiatan mempertukarkan Lise’ Rakki’ atau isi rakki antara Pemerintah Kota Palopo dengan pemerintah daerah lainnya yang berada dalam wilayah Kerajaan Kedatuan Luwu, sebagai simbol persaudaraan dan persatuan antardaerah.

Rangkaian kegiatan adat kemudian ditutup dengan Manre Saperra, yaitu jamuan makan besar bersama. Hidangan disajikan di atas kain putih panjang atau terpal sebagai simbol kebersihan hati dan kesetaraan, dan disantap secara bersama-sama oleh seluruh peserta.

Prosesi Manre Saperra melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemangku adat, tokoh masyarakat, hingga unsur pemerintah daerah, sebagai wujud kebersamaan, kekeluargaan, dan pelestarian nilai-nilai adat budaya Luwu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *