SATUDATA.co.id | Palopo – Mengantisipasi dampak kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Luwu Raya, Kodim 1403/Palopo membagikan ribuan masker gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan di Kota Palopo hingga jalur poros Palopo–Toraja, Minggu (18/10/2026).
Pembagian masker tersebut dipimpin Danramil Wara, Kapten Inf Tamsil, bersama personel Kodim 1403/Palopo dan Bintara Pembina Desa (Babinsa). Kegiatan ini menyasar pengendara roda dua, sopir angkutan, pelajar, pedagang kaki lima, serta warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat, menyusul adanya kabut asap akibat karhutla yang berpotensi mengganggu kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan.
Dandim 1403/Palopo, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, S.Sos., mengatakan paparan asap karhutla dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia (lansia).
“Karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Asap yang terhirup dapat menyebabkan gangguan pernapasan, iritasi mata, hingga sesak napas. Oleh karena itu, Kodim 1403/Palopo membagikan masker gratis sebagai langkah pencegahan sekaligus wujud nyata kepedulian TNI kepada rakyat,” tegas Windra.
Windra juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena tindakan tersebut berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas dan membahayakan keselamatan warga.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla,” tambahnya.
Selain membagikan masker, personel Kodim 1403/Palopo juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya karhutla serta pentingnya melindungi diri dari paparan asap, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.
Salah seorang pengguna jalan, Yulianus (52), warga Toraja yang melintas di jalur poros Palopo–Toraja, mengapresiasi langkah yang dilakukan jajaran Kodim 1403/Palopo. Menurutnya, pembagian masker tersebut membantu pengguna jalan menghadapi kondisi berasap di sepanjang perjalanan.
“Terima kasih banyak kepada Bapak Dandim dan Babinsa. Asap di sepanjang poros tadi memang cukup tebal dan membuat mata terasa perih. Dengan dibagikannya masker seperti ini, kami sangat terbantu saat berada di jalan,” ungkapnya.
Kodim 1403/Palopo menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepolisian, dan pemerintah daerah dalam upaya penanganan karhutla serta perlindungan kesehatan masyarakat di wilayah teritorialnya.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin waspada terhadap dampak asap karhutla dan turut berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.
















