SATUDATA.co.id | Palopo – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palopo bersama Liaison Officer (LO) menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi untuk mematangkan persiapan pemberangkatan kontingen menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Wajo dan Bone.
Rapat berlangsung di Aula Kantor Camat Wara, Kota Palopo, Minggu (1/11/2026), dengan melibatkan jajaran pengurus KONI Palopo dan dewan pembina. Pertemuan tersebut membahas teknis keberangkatan, pendataan atlet dan ofisial, koordinasi dengan panitia tuan rumah, serta kebutuhan operasional kontingen selama mengikuti pertandingan.
Ketua KONI Palopo, Muhajir, mengatakan koordinasi tersebut penting untuk memastikan seluruh kebutuhan kontingen dipersiapkan secara matang, mulai dari keberangkatan hingga penempatan atlet di lokasi pertandingan.
“Kita ingin seluruh persiapan matang, agar bisa pulang membawa medali. Keberhasilan itu tidak terlepas dari semangat kerja keras seluruh pihak di dalam tim,” ujarnya.
Rapat tersebut juga dihadiri Haerul Salim, dewan pembina KONI Palopo sekaligus mantan ketua KONI selama dua periode. Ia memberikan arahan teknis berdasarkan pengalamannya dalam menangani kontingen pada ajang olahraga sebelumnya.
Haerul menekankan pentingnya kesepakatan bersama mengenai teknis pemberangkatan agar informasi yang diterima atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga (cabor), dan ofisial tidak simpang siur.
Menurutnya, koordinasi harus mencakup titik keberangkatan, waktu berkumpul, pendataan peserta, hingga komunikasi antara LO Palopo dan LO di Kabupaten Bone maupun Wajo.
“Kita harus menyepakati titik keberangkatan dan memastikan seluruh atlet serta ofisial yang akan berangkat terdata dengan baik. Koordinasi dengan LO di daerah tuan rumah juga harus jelas, termasuk lokasi penyambutan dan tujuan setelah rombongan tiba,” ujar Haerul dalam arahannya.
Dalam rapat tersebut, peserta menyepakati pemberangkatan kontingen Palopo dilaksanakan pada Jumat, 6 November 2026, pukul 14.00 WITA, dengan titik keberangkatan di Balai Kota Palopo, Kantor Wali Kota Palopo.
Pendataan atlet, pengurus, dan ofisial yang mengikuti pemberangkatan bersama juga menjadi perhatian. Setiap cabor diminta menyampaikan daftar nama peserta serta menunjuk penanggung jawab untuk memudahkan koordinasi selama perjalanan.
Selain itu, Haerul meminta pengurus KONI mengatur perwakilan yang akan mengikuti penyambutan di Kabupaten Bone. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam rapat, jumlah perwakilan yang dapat mengikuti penjemputan dibatasi sebanyak 50 orang sehingga perlu ditentukan melalui koordinasi antarpengurus.
KONI Palopo juga diminta menyiapkan dua cenderamata untuk diberikan kepada pemerintah daerah tuan rumah, yakni Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo, sebagai bentuk penghormatan dan hubungan baik antardaerah.
Haerul menegaskan bahwa kesiapan teknis dan koordinasi yang terstruktur menjadi bagian penting dalam upaya mempertahankan prestasi Kota Palopo pada Porprov XVIII Sulsel 2026. Palopo menargetkan kembali menembus posisi lima besar dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Porprov XVIII Sulsel 2026 dijadwalkan dibuka secara resmi di Kabupaten Bone pada 7 November 2026. Namun, sejumlah cabang olahraga akan memulai pertandingan lebih awal.
Cabang olahraga sepak bola, misalnya, dijadwalkan mulai bertanding di Kabupaten Wajo pada 5 November 2026. Tim sepak bola Palopo tergabung dalam Grup A bersama tuan rumah Wajo, Takalar, dan Bulukumba.
Secara keseluruhan, kontingen Kota Palopo akan mengikuti 39 cabang olahraga, dengan rincian 18 cabor bertanding di Kabupaten Wajo dan 21 cabor di Kabupaten Bone.
Melalui rapat koordinasi tersebut, KONI Palopo berharap seluruh unsur kontingen dapat menjalankan tugas masing-masing secara terkoordinasi, sehingga persiapan keberangkatan dan pelaksanaan pertandingan berjalan lancar serta target prestasi yang telah ditetapkan dapat tercapai.
















