SATUDATA.co.id | Bone – Mental baja ditunjukkan PS Luwu Utara saat menghadapi tuan rumah PS Bone pada laga kedua Grup C sepak bola Porprov Sulsel 2026.
Sempat tertinggal dua gol di babak pertama, Pasukan Lamaranginang bangkit dan memaksakan hasil imbang 2-2 di Lapangan Lappo Ase, Jumat (6/11/2026).
Bermain di hadapan pendukung sendiri, PS Bone tampil agresif sejak menit awal. Tekanan tuan rumah membuat pertahanan Luwu Utara kewalahan hingga babak pertama berakhir dengan keunggulan 2-0 bagi PS Bone.
Memasuki babak kedua, PS Luwu Utara tampil lebih agresif. Kepala Pelatih Faisal Risal melakukan sejumlah rotasi untuk menambah daya gedor. Perubahan strategi itu membuat permainan Luwu Utara semakin hidup.
Kebangkitan Luwu Utara dimulai pada menit ke-27 babak kedua. Piha, pemain bernomor punggung 25, sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 setelah melewati bek tuan rumah dan melepaskan tembakan yang merobek jala PS Bone.
Gol tersebut membangkitkan kepercayaan diri para pemain Luwu Utara. Serangan demi serangan terus dilancarkan hingga menit-menit akhir pertandingan. Tekanan itu akhirnya berbuah peluang melalui tendangan bebas.
Taqwa Mufiq (27) yang dipercaya sebagai eksekutor tampil sebagai penyelamat. Tendangan keras dan terukurnya berhasil melewati pagar betis empat pemain PS Bone dan tak mampu dibendung penjaga gawang. Skor pun berubah menjadi 2-2.
Kepala Pelatih PS Luwu Utara, Faisal Risal, mengapresiasi semangat juang anak asuhnya. Ia menilai para pemain menunjukkan karakter kuat meski sempat tertinggal dua gol pada babak pertama.
“Anak-anak menunjukkan karakter dan semangat juang yang luar biasa. Meski tertinggal dua gol, mereka tidak kehilangan kepercayaan diri. Kami melakukan beberapa perubahan pada babak kedua dan bersyukur pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik,” ungkap Faisal Risal.
Ia menegaskan, hasil imbang tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya. “Kami tidak boleh cepat puas. Masih ada pertandingan selanjutnya yang harus dipersiapkan dengan lebih baik. Kami akan terus berbenah agar bisa memberikan hasil maksimal untuk Luwu Utara,” tambahnya.
Sementara itu, Manajer PS Luwu Utara, Faisal, mengaku bangga atas perjuangan para pemain yang mampu bangkit dari ketertinggalan. “Hasil ini sangat luar biasa. Perjuangan anak-anak kita berhasil mengejar ketertinggalan. Tetap semangat untuk pertandingan selanjutnya. Junjung tinggi sportivitas,” ujarnya.
Hasil imbang 2-2 ini menjaga peluang PS Luwu Utara untuk melangkah ke fase berikutnya. Kebangkitan dramatis tersebut menjadi bukti bahwa Pasukan Lamaranginang memiliki mental pantang menyerah. Asa Luwu Utara di Porprov Sulsel 2026 pun tetap menyala.(*)
















