Peristiwa

Aksi Tawuran Kembali Terjadi di Palopo, Dipicu Ledakan Senjata Rakitan

×

Aksi Tawuran Kembali Terjadi di Palopo, Dipicu Ledakan Senjata Rakitan

Sebarkan artikel ini
Personel Polsek Wara Utara tiba di lokasi dan berhasil membubarkan kedua kelompok yang terlibat tawuran.Jl. Dr. Ratulangi Km 08, Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara, Minggu (29 Maret 2026). Foto: Ist

SATUDATA.co.id | Palopo – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali terjadi di wilayah Kota Palopo, tepatnya di Jalan Trans Sulawesi, Jl. Dr. Ratulangi Km 08, Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara, Minggu (29 Maret 2026) sekitar pukul 01.00 WITA.

Bentrokan tersebut melibatkan kelompok pemuda dari Lingkungan Palangiran, Kelurahan Batu Walenrang, Kecamatan Telluwanua dengan kelompok pemuda Km 08, Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden ini diduga bermula saat kelompok pemuda Lingkungan Palangiran melakukan provokasi dengan membunyikan senjata rakitan jenis papporo sebanyak tiga kali di sekitar jembatan yang menjadi batas antara Kelurahan Batu Walenrang dan Kelurahan Buntu Datu.

Suara ledakan tersebut langsung memicu reaksi dari kelompok pemuda Km 08, sehingga kedua kelompok terlibat bentrokan.

Mereka saling serang menggunakan batu, busur panah, serta disertai bunyi senjata rakitan dan petasan dari kedua belah pihak.

Sekitar pukul 01.10 WITA, Personel Polsek Wara Utara yang dipimpin Kanit Intelkam AIPTU Kukuh tiba di lokasi dan berhasil membubarkan kedua kelompok yang terlibat tawuran.

Aparat juga memberikan imbauan kepada para pemuda yang masih berkumpul di pinggir jalan untuk segera membubarkan diri.

Selanjutnya, pada pukul 01.20 WITA, personel gabungan dari Samapta, Patko, serta Brimob BKO Pos Mancani turut tiba di lokasi guna melakukan pengamanan lanjutan.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di ruas Jalan Trans Sulawesi sempat mengalami kemacetan.

Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materil dalam peristiwa tersebut.

Hingga saat ini, personel kepolisian masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bentrokan susulan.

Kapolsek Wara Utara, IPDA Robert Pakiding Danduru Sampeallo, mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak mudah terpancing provokasi.

“Kami mengimbau kepada seluruh pemuda agar tidak mudah terprovokasi oleh tindakan yang dapat memicu konflik. Setiap permasalahan sebaiknya diselesaikan dengan cara yang baik, bukan dengan kekerasan,” ujar IPDA Robert Pakiding Danduru Sampeallo

Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan mentolerir aksi-aksi yang mengganggu ketertiban umum.

“Kami akan mengambil langkah tegas terhadap siapa pun yang terbukti terlibat dalam aksi tawuran maupun penggunaan senjata rakitan. Ini penting demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum kami,” tegas Kapolsek.

Pihak kepolisian berharap peran aktif masyarakat, tokoh pemuda, serta aparat setempat dapat membantu meredam potensi konflik agar situasi kamtibmas di Kota Palopo tetap aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *