SATUDATA.co.id | Palopo,- Hujan deras di wilayah Rante Maloling Kelurahan Peta Kecamatan Sendana Kota Palopo Sulawesi Selatan (Sulsel) yang diperkirakan berlangsung selama kurang lebih 3 jam lamanya sejak pukul 14.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita, Jumat 21 November 2025 akibatkan terjadinya tanah longsor.
Warga setempat, Muhasim Ketua RT 01/RW 02 Rante Maloling Kelurahan Peta menerangkan, bahwa, dampak tanah longsor tersebut menutup saluran drainase dan jalan umum, sehingga masyarakat Tandung tidak dapat masuk ke Kota Palopo.
” Ini air hujan mengikis dinding tanah sehingga terjadi longsor, dan menutup drainase, sehingga air hujan tidak lagi mengalir ke drainase tapi dijalan,” terang Muhasim, melalui pesan singkat WhatsApp, sekira pukul 07.00 Wita, Sabtu 22 November 2025.

Selain akses dari wilayah Peta menuju Kota Palopo terputus, warga juga terhalang untuk ke kebun mereka untuk bekerja (bertani) karena material tanah longsor, bebatuan, lumpur dan ranting kayu menutup jalan.
Karenanya, warga setempat berharap kepada pemerintah Kota Palopo agar segera mendatangkan alat berat untuk membersihkan material lumpur yang menutup badan jalan.
” Warga yang mau masuk Kota Palopo untuk mencari nafkah terhalang, begitupun warga yang mau ke kebun bertani, juga terhalang, karenanya kami berharap kepada pemerintah, khususnya instansi terkait segera datangkan alat berat,” harap Muhasim.
Dengan adanya peristiwa ini, agar tidak terulang dimasa yang akan datang, tentunya diharapkan kepada instansi terkait pada pemerintah Kota Palopo untuk mencari solusinya, sehingga meski hujan deras mengguyur, tidak lagi terjadi longsor, dan menghambat masyarakat untuk mencari nafkah.
Sumber Artikel : Laporan Warga
Editor Artikel : Dedy Ariyanto















