Ragam

Presiden Prabowo Dorong Riset Kampus Perkuat Industri Nasional

11
×

Presiden Prabowo Dorong Riset Kampus Perkuat Industri Nasional

Sebarkan artikel ini
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subiantodalam Taklimat Presiden Republik Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/01/2026). foto: kementrian sekretariat negara

SATUDATA.co.id | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mendorong perguruan tinggi untuk berperan lebih aktif dalam pengembangan riset dan inovasi yang mendukung industri nasional.

Arahan tersebut disampaikan Presiden dalam Taklimat Presiden Republik Indonesia bersama Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tahun 2026 yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/01/2026).

Riset kampus ini diharapkan tidak hanya berhenti pada kajian akademik, tetapi dapat dimanfaatkan secara nyata untuk meningkatkan perekonomian dan pendapatan negara.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menjelaskan bahwa Presiden menekankan pentingnya riset dan inovasi sebagai dasar pembangunan industri berbasis sains dan teknologi.

Presiden Prabowo menilai bahwa di era saat ini, kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan menghasilkan inovasi dan terobosan.

Prabowo meminta agar hasil riset perguruan tinggi dapat diarahkan untuk mendukung kebutuhan industri dalam negeri. Dengan begitu, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat memberikan dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, Presiden juga menekankan perlunya sinergi antara dunia pendidikan tinggi, riset, dan industri. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pengembangan sains dan teknologi berjalan sejalan dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Dalam arahannya, Presiden berharap perguruan tinggi dapat berkontribusi melalui penciptaan industri berbasis riset dan inovasi. Peran guru besar, peneliti, dan sivitas akademika dinilai strategis dalam mendorong hilirisasi hasil riset.

Presiden juga menyinggung rencana pembukaan 18 proyek hilirisasi industri oleh Danantara yang membutuhkan dukungan sumber daya manusia unggul serta riset dari perguruan tinggi.

Momentum ini diharapkan dapat dimanfaatkan kampus untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan.

Sebagai dukungan, pemerintah berencana meningkatkan alokasi dana riset dan inovasi bagi perguruan tinggi hingga Rp4 triliun. Langkah ini menjadi upaya pemerintah untuk memperkuat kontribusi riset dan inovasi dalam pembangunan nasional.

Melalui kebijakan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya mengandalkan sumber daya alam, tetapi juga kemampuan riset dan inovasi untuk mendorong kemajuan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *