Ragam

Resmi Dilantik, SMSI Wajo Dorong Media Siber Jadi Pilar Utama Informasi

584
×

Resmi Dilantik, SMSI Wajo Dorong Media Siber Jadi Pilar Utama Informasi

Sebarkan artikel ini
Ketua SMSI Sulsel Anwar Sanusi lantik pengurus SMSI Kabupaten Wajo di di Convention Center Sallo Hotel Sengkang Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo, Sulsel. Rabu, 19 November 2025. Foto : SMSI Wajo.

SATUDATA.co.id | WAJO —Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Anwar Sanusi resmi melantik pengurus baru SMSI Kabupaten Wajo untuk periode 2025–2028, kegiatan ini berlangsung di Convention Center Sallo Hotel Sengkang Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo, Sulsel, yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Rabu 19 November 2025.

Pelantikan pengurus ini menandai awal perjalanan baru SMSI Wajo dalam memperkuat ekosistem media siber yang sehat, profesional, dan berintegritas di tengah tantangan digital yang semakin kompleks.

Ketua SMSI Wajo yang baru dilantik Andi Erwin menegaskan bahwa kepengurusan periode ini membawa misi besar memperkuat peran media sebagai pilar demokrasi, meningkatkan kualitas jurnalisme digital, serta membangun kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kami ingin menghadirkan SMSI Wajo yang lebih progresif, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” ujarnya dalam sambutan.

“Kita dituntut tidak hanya menyajikan berita secara cepat, tetapi juga akurat, berimbang, dan mendidik masyarakat. Karena itu, sinergi semua pihak, baik pemerintah daerah, Forkopimda, hingga elemen masyarakat sangat penting. Jurnalis online tetap menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran serta menjaga demokrasi dan informasi pembangunan,” tegasnya.

Menurutnya, SMSI bukanlah musuh pemerintah, melainkan mitra strategis yang mengawal program-program pembangunan di Kabupaten Wajo.

“Kami berharap SMSI dapat diterima dengan tangan terbuka, menjadi mitra yang sehat dan profesional,” imbuhnya.

Mewakili Bupati Wajo, Hj. Andi Musdalifah, menyampaikan apresiasi terhadap tema pelantikan yang dinilainya sangat relevan dengan tantangan zaman.

“Tema ini mengajak kita untuk tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi membangun kolaborasi dan sinergi produktif antara pemerintah daerah, media, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa di era digital, media siber menjadi pilar utama penyebaran informasi. Kecepatan media online bisa menjadi kekuatan, namun juga menuntut kebijaksanaan dan profesionalisme.

“SMSI memiliki peran besar dalam menguatkan kapasitas perusahaan media, menangkal hoaks, serta menjadi mitra pemerintah dalam penyebarluasan informasi yang konstruktif,” jelasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *