Ragam

Polres Palopo Gelar Operasi Ketupat 2026, 200 Personel Gabungan Dikerahkan

×

Polres Palopo Gelar Operasi Ketupat 2026, 200 Personel Gabungan Dikerahkan

Sebarkan artikel ini
Forkopimda Palopo hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di halaman Mako Polres Palopo, Kamis (12/3/2026). Foto: Fatmawati

SATUDATA.co.id | Palopo – Kepolisian Resor Palopo gelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 sebagai bentuk kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mako Polres Palopo, jalan Opu Tosappaile Kelurahan Boting Kecamatan Wara Kota Palopo, Kamis (12/3/2026).

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Palopo, Dedi Surya Dharma, yang sekaligus melakukan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai tanda dimulainya pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai pengecekan akhir kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam operasi pengamanan mudik dan arus balik Lebaran.

Apel gelar pasukan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Palopo, serta pejabat utama Polres Palopo. Dari unsur Pemerintah Kota Palopo turut hadir Kepala Satpol PP Andi Muzakkir, Kepala Pelaksana BPBD Farid Baso Rahim, Kepala Dinas Perhubungan Hj. Sitti Baderia, serta Kepala Dinas Kesehatan Irsan Anugrah.

Sebanyak sekitar 200 personel gabungan mengikuti apel tersebut, yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, dan unsur pengamanan lainnya.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Polres Palopo akan mendirikan tiga pos pengamanan dan pelayanan, masing-masing di kawasan Lagota, Islamic Center, dan depan Hypermart Palopo.

Pos tersebut disiapkan untuk memberikan pelayanan sekaligus pengamanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun aktivitas selama perayaan Idulfitri.

Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Polres Palopo bersama instansi terkait berupaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Kota Palopo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *