Kesehatan

Layanan Kesehatan Harus Inklusif, Wabup Luwu Bekali ASN dengan Pemahaman HAM

×

Layanan Kesehatan Harus Inklusif, Wabup Luwu Bekali ASN dengan Pemahaman HAM

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, membuka kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi ASN lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, di Aula Andi Kambo, Kantor Bupati Luwu, Jumat (17/4/2026). Foto: Ist

SATUDATA.co.id | Luwu — Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, membuka kegiatan Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, yang digelar di Aula Andi Kambo, Kantor Bupati Luwu, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas ASN di sektor kesehatan dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip HAM dalam pelayanan publik.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi, dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan hak dasar yang harus dipenuhi secara adil dan merata bagi seluruh masyarakat.

“Pelayanan di puskesmas maupun rumah sakit harus bebas dari diskriminasi, serta memberikan perhatian kepada kelompok rentan seperti disabilitas, lansia, perempuan, dan anak,” ujarnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Sulawesi Selatan, Daniel Rumsowek, menambahkan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian dari hak konstitusional warga negara yang wajib dijamin oleh pemerintah.

Menurutnya, aparatur kesehatan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam memastikan pelayanan yang adil, setara, dan manusiawi tanpa membedakan latar belakang sosial maupun kondisi fisik masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, menegaskan bahwa ASN di sektor kesehatan tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan medis, tetapi juga berperan dalam penegakan HAM di daerah.

“Pelayanan kesehatan harus inklusif, bebas diskriminasi, dan menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban negara dalam penghormatan, perlindungan, serta pemajuan HAM,” tegasnya.

Dhevy Bijak Pawindu juga menekankan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Luwu mampu memberikan pelayanan yang setara dan berkualitas kepada masyarakat.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, dr. Rosnawary, serta Wakil Dekan II FISIP Universitas Andi Djemma, Syahiruddin Syah.

Melalui penguatan kapasitas ini, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap ASN di sektor kesehatan semakin memahami dan menerapkan prinsip-prinsip HAM dalam pelayanan, sehingga kualitas layanan kesehatan dapat terus meningkat dan dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *