Olahraga

Hari Kedua Penjaringan Calon Ketua Umum KONI Palopo Belum Ada, Berpotensi Diperpanjang

×

Hari Kedua Penjaringan Calon Ketua Umum KONI Palopo Belum Ada, Berpotensi Diperpanjang

Sebarkan artikel ini
Tim Penjaringan dan Penyaringan Ketua KONI Palopo periode 2026–2030, Jumat (1/5/2026). Foto: Fatmawati

SATUDATA.co.id | Palopo — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palopo resmi membuka penjaringan dan penyaringan calon Ketua Umum periode 2026–2030. Pendaftaran dibuka sejak 30 April dan akan berakhir pada 2 Mei 2026 pukul 00.00 WITA.

Namun hingga memasuki hari kedua pendaftaran, belum ada satu pun bakal calon yang mendaftar.

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan, Andi Poci, mengatakan kondisi tersebut berpotensi membuat masa pendaftaran diperpanjang.

“Untuk saat ini belum ada pendaftar. Jika sampai batas waktu besok malam belum ada calon, kemungkinan besar pendaftaran akan diperpanjang selama tiga hari,” ujarnya saat ditemui di GOR Kota Palopo, Jumat (1/5/2026).

Ia menjelaskan, calon Ketua Umum KONI Palopo wajib memenuhi sejumlah persyaratan administratif, di antaranya mendapatkan dukungan minimal dari 13 cabang olahraga (cabor) serta memiliki pengalaman sebagai ketua atau ketua harian di salah satu cabor yang dibuktikan dengan surat keputusan (SK).

“Persyaratan ini penting agar calon yang maju benar-benar memahami pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Palopo saat ini, Hairul Salim, menegaskan pentingnya regenerasi kepemimpinan demi keberlanjutan pembinaan olahraga di daerah.

Ia mengaku masih mendapat restu dari pengurus KONI Provinsi untuk memperpanjang masa jabatan selama tiga bulan dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Namun, ia memilih mendorong percepatan proses pemilihan kepengurusan baru.

“Kita ingin proses penjaringan ini berjalan sukses dan melahirkan ketua umum dari putra-putri terbaik Palopo,” katanya.

Hairul berharap, kepengurusan baru nantinya mampu meningkatkan prestasi olahraga Kota Palopo hingga ke tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

Terkait syarat dana pendaftaran sebesar Rp45 juta, ia menjelaskan bahwa ketentuan tersebut merupakan bagian dari mekanisme pencalonan dan akan dikembalikan kepada peserta yang tidak terpilih.

“Dana pendaftaran akan dikembalikan jika calon tidak terpilih,” tegasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palopo serta sejumlah insan olahraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *