SATUDATA.co.id | Luwu – Bupati Luwu, H. Patahudding, mengikuti tahapan wawancara Jamsostek Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 di The Rinra Hotel Makassar, Rabu (22/7/2026).
Kabupaten Luwu menjadi salah satu dari 14 pemerintah kabupaten/kota yang lolos ke tahap wawancara setelah melalui proses seleksi.
Tahapan wawancara tersebut merupakan bagian dari proses penilaian Jamsostek Award yang diselenggarakan untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan badan usaha yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam memperluas kepesertaan dan penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Luwu mempresentasikan berbagai kebijakan dan strategi Pemerintah Kabupaten Luwu dalam mempercepat terwujudnya Universal Coverage BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan dan sektor informal.
Patahudding menjelaskan, pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui penyusunan regulasi, peningkatan kepesertaan, serta kolaborasi lintas sektor agar perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat menjangkau lebih banyak pekerja.
Beberapa poin yang dipaparkan meliputi capaian kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Luwu, penguatan landasan hukum melalui regulasi daerah, inovasi pembiayaan melalui sinergi program Corporate Social Responsibility (CSR) dan ASN Care Luwu, hingga strategi keberlanjutan untuk mewujudkan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja.
Menurut Bupati, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan salah satu bentuk investasi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memberikan rasa aman kepada para pekerja saat menghadapi risiko kerja.
“Target kami adalah tidak ada pekerja yang tertinggal dari perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Melalui kolaborasi pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Luwu akan terus meningkat,” ujar Patahudding.
Ia menambahkan, perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Luwu sebagai upaya membangun sistem perlindungan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam proses wawancara tersebut, setiap pemerintah daerah diminta memaparkan inovasi, kebijakan, serta komitmen dalam penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan di hadapan tim penilai.
Bupati Luwu didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sofyan Thamrin, Kepala Bappelitbangda Moch. Arsal Arsyad, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palopo Haryanjas Pasang Kamase, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo-SP) Kabupaten Luwu, Imran.
Melalui keikutsertaan dalam Jamsostek Award 2026, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap komitmen dan berbagai inovasi yang telah dijalankan dapat memperkuat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus mendorong terwujudnya Universal Coverage BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja di Kabupaten Luwu.
















