Ragam

Memohon Hujan di Tengah Kemarau, Kodim 1403/Palopo Gelar Sholat Istisqa

×

Memohon Hujan di Tengah Kemarau, Kodim 1403/Palopo Gelar Sholat Istisqa

Sebarkan artikel ini
Kodim 1403/Palopo menggelar Sholat Istisqa di Lapangan Apel Kodim 1403/Palopo, sekitar pukul 07.30 Wita, Senin (31/8/2026). Foto: Ist

SATUDATA.co.id | Palopo – Menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan, Kodim 1403/Palopo menggelar Sholat Istisqa sebagai ikhtiar memohon pertolongan Allah SWT agar segera menurunkan hujan.

Sholat Istisqa dilaksanakan di Lapangan Apel Kodim 1403/Palopo, sekitar pukul 07.30 Wita, Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1403/Palopo, Mayor Inf. Much Sukardi dan diikuti personel Kodim 1403/Palopo bersama sejumlah tokoh agama.

Dalam sambutannya, Much Sukardi mengatakan Sholat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar batin di tengah kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang.

“Selain ikhtiar lahir, kita juga perlu ikhtiar batin. Sholat Istisqa ini kita laksanakan sebagai bentuk tawakal dan memohon pertolongan Allah SWT agar segera diturunkan hujan untuk membantu petani, mencegah kebakaran lahan, dan menjaga ketersediaan air bersih di Kota Palopo,” ujar Much Sukardi.

Sholat Istisqa dilaksanakan dua rakaat dan dilanjutkan dengan dua khutbah. Ustaz Insaf Nur bertindak sebagai imam sekaligus khatib.

Dalam khutbahnya, Ustaz Insaf Nur mengajak jamaah memperbanyak istighfar, bersedekah, memperbaiki diri, serta menjaga kelestarian lingkungan. Ia juga mengingatkan agar kondisi kemarau dijadikan momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak doa kepada Allah SWT.

Salah satu rangkaian Sholat Istisqa adalah membalikkan selendang. Prosesi tersebut menjadi simbol permohonan kepada Allah SWT agar mengubah keadaan dari kemarau menjadi hujan serta memberikan keberkahan bagi masyarakat.

Setelah sholat dan khutbah, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Para jamaah kemudian mengikuti ramah tamah sebagai penutup rangkaian kegiatan.

Kodim 1403/Palopo berharap turunnya hujan dapat membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Hujan juga diharapkan dapat mendukung sektor pertanian serta mengurangi risiko kebakaran lahan dan hutan di wilayah Palopo dan sekitarnya.

Pelaksanaan Sholat Istisqa tersebut sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *