SATUDATA.co.id | Palopo – Kodim 1403/Palopo membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan dan masyarakat di sejumlah titik di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu 17 Oktober 2026.
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi dampak paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berisiko mengganggu kesehatan masyarakat.
Pembagian masker menyasar warga yang beraktivitas di kawasan Pasar Sentral Palopo, depan Makodim 1403/Palopo, Jalan Pongsimpin, dan Jalan Opu Tosappaile. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi titik aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.
Komandan Kodim (Dandim) 1403/Palopo, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, mengatakan pembagian masker merupakan langkah preventif untuk membantu melindungi masyarakat dari risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla.
“Ini merupakan upaya pencegahan bagi masyarakat terkait paparan asap karhutla. Masker yang dibagikan jumlahnya mencapai ribuan dan disalurkan di beberapa lokasi berbeda,” kata Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro.
Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro menjelaskan, upaya perlindungan kesehatan masyarakat membutuhkan kesadaran dan partisipasi bersama. Karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan saat kondisi udara berpotensi tercemar asap.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta mengurangi kegiatan di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk,” imbuhnya.
Selain menggunakan masker, masyarakat juga diimbau menghindari area yang terdampak asap dan membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara menurun. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko paparan partikel asap yang dapat mengganggu saluran pernapasan.
Melalui kegiatan ini, Kodim 1403/Palopo menegaskan kepeduliannya terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat, sekaligus mendorong warga agar melakukan langkah pencegahan dalam menghadapi potensi dampak karhutla.
Pembagian masker tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan serta mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap.
















