Ragam

Bupati Luwu Terima Audiensi STIKES Datu Kamanre, Bahas Rencana Transformasi Kampus

×

Bupati Luwu Terima Audiensi STIKES Datu Kamanre, Bahas Rencana Transformasi Kampus

Sebarkan artikel ini
Bupati Luwu, H. Patahudding saat menerima audiensi Rektor STIKES Datu Kamanre, Andi Zullylat Tazlilah Basmin, di ruang kerja Bupati Luwu, Senin (19/10/2026). Foto: Ist

SATUDATA.co.id | Luwu – Bupati Luwu, H. Patahudding, menyatakan dukungan terhadap rencana transformasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Datu Kamanre menjadi universitas. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi jajaran civitas akademika STIKES Datu Kamanre di ruang kerja Bupati Luwu, Senin (19/10/2026).

Dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan pendidikan tinggi di daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

Dalam audiensi tersebut, Rektor STIKES Datu Kamanre, Andi Zullylat Tazlilah Basmin, menyampaikan bahwa institusi pendidikan tersebut telah memasuki usia 11 tahun dan tengah mempersiapkan pengembangan kelembagaan menjadi universitas. Rencana tersebut mencakup perluasan bidang pendidikan, antara lain hukum dan digitalisasi.

Pihak STIKES Datu Kamanre juga meminta arahan serta dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu dalam pengembangan institusi dan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dinilai penting untuk menyelaraskan pengembangan perguruan tinggi dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Ketua Yayasan Mitra Bahari Katangka, Hayarna Hakim, menjelaskan bahwa dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu aspek penting dalam mendorong pengembangan STIKES Datu Kamanre menuju universitas.

“Kami menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu memberikan dukungan penuh terhadap rencana pengembangan STIKES Datu Kamanre,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Luwu, H. Patahudding, menyambut baik rencana transformasi tersebut. Ia menilai keberadaan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah, terutama melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

“Suatu daerah tidak akan maju jika tidak ada perguruan tinggi di dalamnya. Pada prinsipnya, kami mendukung upaya transformasi STIKES Datu Kamanre menjadi universitas,” kata Patahudding.

Selain menyatakan dukungan, Bupati juga menyarankan agar pengembangan program studi ke depan mempertimbangkan bidang pertanian. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam perekonomian Kabupaten Luwu karena menjadi sumber mata pencaharian bagi sebagian besar masyarakat.

Ia berharap pengembangan pendidikan tinggi di bidang pertanian dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang relevan dengan potensi daerah. Langkah tersebut juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian serta berkontribusi terhadap program prioritas nasional dalam mewujudkan swasembada pangan.

Audiensi tersebut turut dihadiri Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu, serta sejumlah perwakilan civitas akademika STIKES Datu Kamanre.

Melalui audiensi ini, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap rencana pengembangan STIKES Datu Kamanre dapat mendorong kemajuan pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah. Adapun proses perubahan status menjadi universitas tetap memerlukan pemenuhan persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *