Ragam

Pj Sekda Luwu Hadiri Musda Persamil 2026, Dorong Peran Mubaligh Perkuat Syiar dan Persatuan Umat

1368
×

Pj Sekda Luwu Hadiri Musda Persamil 2026, Dorong Peran Mubaligh Perkuat Syiar dan Persatuan Umat

Sebarkan artikel ini
Pj Sekda Kabupaten Luwu, Muh. Rudi, hadiri Musda Persamil Kabupaten Luwu Tahun 2026, di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu, Sabtu (17/1/2026). Foto: Ist

SATUDATA.co.id | Luwu – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Luwu, Muh. Rudi, menghadiri Musyawarah Daerah Persatuan Mubaligh Islam Luwu (Musda Persamil) Kabupaten Luwu Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pemilihan ketua dan pengurus Persamil periode 2026–2031, Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dan diikuti oleh pengurus Persamil, para mubaligh, serta perwakilan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Muh. Rudi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Persamil atas dedikasi dan peran aktifnya dalam pembinaan umat, penguatan syiar Islam, serta menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat.

Menurutnya, Persatuan Mubaligh Islam memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dakwah, pencerahan umat, serta pembinaan akhlak dan moral masyarakat. Di tengah tantangan globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, para mubaligh diharapkan tidak hanya menyampaikan dakwah, tetapi juga menjadi teladan, penyejuk, dan pemersatu umat.

“Musyawarah daerah ini memiliki makna penting dan strategis, bukan hanya sebagai forum evaluasi dan konsolidasi organisasi, tetapi juga sebagai wadah merumuskan program kerja yang adaptif, solutif, dan relevan dengan kebutuhan umat serta sejalan dengan arah pembangunan daerah,” ujar Muh. Rudi.

Ia menambahkan, Bupati Luwu berharap Musda ini melahirkan kepengurusan yang solid, amanah, dan berintegritas, sehingga mampu membawa Persamil Kabupaten Luwu semakin maju dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat Luwu yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.

Sementara itu, Ketua Persamil Kabupaten Luwu, H. Usman Sahab, menegaskan bahwa Persamil merupakan mitra strategis pemerintah, khususnya dalam pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Ia mengungkapkan sejumlah tantangan yang dihadapi para mubaligh, antara lain keterbatasan literasi dan materi dakwah, perbedaan latar belakang dan pengalaman, serta rendahnya partisipasi masyarakat terhadap kegiatan dakwah.

Pembina Persamil Luwu, H. Jufri, menyatakan bahwa Musda ini menjadi momentum untuk meningkatkan motivasi, semangat, dan kolaborasi antara Persamil dan pemerintah daerah. Menurutnya, Persamil tidak hanya berperan sebagai corong dakwah, tetapi juga corong pemerintah dalam menyampaikan informasi dan program kepada masyarakat, baik di bidang keagamaan, ekonomi, sosial, maupun pembangunan.

Ketua Panitia Musda, Pahruddin, dalam laporannya menjelaskan bahwa Musda Persamil Kabupaten Luwu Tahun 2026 bertujuan memilih ketua dan pengurus periode 2026–2031, sekaligus memperkuat sinergi ulama dan pemerintah dalam semangat saling menghargai dan bekerja sama untuk kemajuan daerah.

Pemerintah Kabupaten Luwu menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang sinergi dan kolaborasi dengan seluruh elemen keagamaan, termasuk Persamil, dalam mendukung pembangunan daerah yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *