SATUDATA.co.id | Luwu Utara – Pelaku penganiayaan terhadap seorang guru SMP Negeri 1 Baebunta Selatan akhirnya berhasil diamankan oleh pihak Kepolisian Resor Luwu Utara tanpa perlawanan, Rabu (4/2/2026).
Pelaku diketahui berinisial YS (15), seorang siswa yang berdomisili di Desa Lara, Kecamatan Baebunta. Korban adalah Arpan S. (33), guru di sekolah tersebut, yang juga warga Desa Lara, Kecamatan Baebunta Selatan.
Peristiwa penganiayaan itu terjadi saat jam pelajaran berlangsung. Korban melakukan pengecekan kehadiran siswa di dalam kelas, namun hanya menemukan satu orang siswa.
Merasa janggal, korban kemudian berkeliling lingkungan sekolah untuk mencari siswa lain. Ia menemukan sejumlah siswa berada di depan kantor sekolah, sekitar 100 meter dari ruang kelas.
Saat diminta kembali ke kelas, para siswa tersebut justru melarikan diri dan meninggalkan YS seorang diri di lokasi.
Setelah kembali ke kelas, YS mendatangi korban dan menanyakan, “Kamu cari siapa?” Korban menjawab, “Saya cari kamu,” lalu secara refleks menendang bagian pantat YS.
Usai kejadian tersebut, korban meninggalkan kelas dan duduk di depan kantor sekolah bersama seorang guru lain bernama Misdawadi.
Tak berselang lama, YS kembali mendatangi korban sambil melontarkan kata-kata kasar dan tantangan bernada provokatif kepada korban.
Saat korban mendekati pelaku, YS langsung melakukan pemukulan secara membabi buta yang mengakibatkan korban mengalami luka robek di alis kanan disertai pendarahan serta memar pada mata kanan.
Kasat Reskrim Polres Luwu Utara IPTU Kadek membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan pelaku telah diamankan, mengakui perbuatannya, dan saat ini ditahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.(*)















