Ragam

Tarawih Perdana, Bupati Luwu Ajak Masyarakat Jadikan Ramadan Momentum Perbaikan Diri dan Penguatan Pembangunan

2809
×

Tarawih Perdana, Bupati Luwu Ajak Masyarakat Jadikan Ramadan Momentum Perbaikan Diri dan Penguatan Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Bupati Luwu Patahudding Salat tarawih perdana dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Agung Luwu Belopa, Rabu (18/2/2026). Foto: Ist

SATUDATA.co.id | Luwu – Bupati Luwu Patahudding melaksanakan shalat Isya yang dilanjutkan dengan shalat tarawih berjamaah dirangkaikan dengan sambutan Bupati dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, di Masjid Agung Luwu Belopa, Rabu (18/2/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Luwu menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum introspeksi, pembersihan jiwa, serta perbaikan diri. Ia menegaskan, bertambahnya usia hendaknya menjadi pengingat bagi setiap individu untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, serta memperbanyak amal kebajikan.

Bupati Luwu Patahudding berikan sambutan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. di Masjid Agung Luwu Belopa, Rabu (18/2/2026). Foto: Ist

“Saya mengajak kita semua menjadikan Ramadan sebagai sarana memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama,” ujarnya di hadapan jamaah.

Pada kesempatan itu, Bupati juga memaparkan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu dalam melaksanakan pembangunan berbasis kesejahteraan rakyat melalui sejumlah prioritas strategis.

Pertama, peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Ketahanan pangan, menurutnya, menjadi prioritas dalam menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan petani.

Kedua, percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah melalui peningkatan jalan, sarana transportasi, irigasi, serta fasilitas publik guna mendorong pemerataan pembangunan.

Ketiga, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan layanan pendidikan dan kesehatan serta pengembangan kompetensi generasi muda agar terwujud SDM Luwu yang unggul dan berdaya saing.

Keempat, pengentasan kemiskinan dan penguatan perlindungan sosial melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat, bantuan sosial tepat sasaran, serta peningkatan kesempatan kerja.

Kelima, transformasi digital dan tata kelola pemerintahan yang baik dengan mendorong digitalisasi pelayanan publik, peningkatan transparansi, serta efektivitas birokrasi.

Keenam, pembangunan kehidupan religius dan harmoni sosial melalui pembinaan keagamaan, pengentasan buta aksara Al-Qur’an, pembinaan majelis taklim, peningkatan kompetensi mubalig, serta pembinaan imam masjid.

Bupati Luwu mengungkapkan bahwa angka buta aksara Al-Qur’an di Kabupaten Luwu masih tergolong tinggi. Karena itu, ia berharap partisipasi aktif Persatuan Mubaligh Islam Luwu (Persamil) untuk bersama-sama menurunkan angka tersebut.

Selain itu, ia juga menyoroti tingginya angka kriminalitas di Kabupaten Luwu yang sebagian dipicu oleh praktik judi online. Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) turut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Sebagai langkah preventif, Pemerintah Kabupaten Luwu telah mengeluarkan surat edaran tentang pemberlakuan jam malam bagi anak sekolah. Kebijakan ini bertujuan melindungi generasi muda dari pengaruh negatif serta menekan potensi kenakalan remaja.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi, Ketua Persamil Kabupaten Luwu Alimuddin Hasyam, para kepala OPD lingkup Pemkab Luwu, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Agung Luwu Belopa.

Melalui momentum Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap terbangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan daerah yang religius, aman, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *