SATUDATA.co.id | Palopo — Sekitar 4.500 pelanggan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Mangkaluku (PERUMDA-TM) Palopo segera menikmati peningkatan layanan distribusi air bersih tanpa gangguan.
Hal ini menyusul rencana pembangunan infrastruktur air bersih yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 oleh PERUMDA-TM Palopo, meliputi pembangunan dua bak pengolahan (reservoir) serta peremajaan jaringan pipa sepanjang 3,5 kilometer di kawasan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Battang.
Direktur Utama PERUMDA-TM Palopo, M Tawakkal, mengatakan proyek tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Peremajaan pipa jaringan IPAM Battang sepanjang 3,5 kilometer sudah masuk dalam DIPA 2026, dengan anggaran kurang lebih Rp20 miliar, dan direncanakan mulai berjalan tahun ini,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Selain itu, pembangunan dua bak pengolahan air akan dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni di Battang dan Padang Lambe, dengan total anggaran sekitar Rp63 miliar dari APBN.
Menurut Tawakkal, pembangunan reservoir tersebut bertujuan untuk menjaga kontinuitas distribusi air bersih kepada masyarakat Kota Palopo.
“Dengan adanya dua bak reservoir ini, diharapkan pelayanan distribusi air bersih dapat berjalan lebih stabil dan merata,” jelasnya.
Tawakkal menambahkan, peremajaan jaringan pipa yang selama ini telah mengalami kerusakan dan kebocoran juga akan berdampak signifikan terhadap kualitas layanan.
“Selama ini banyak keluhan pelanggan akibat pipa lama yang bocor sehingga tekanan air menurun. Dengan peremajaan ini, tekanan air akan lebih lancar hingga ke rumah pelanggan,” tambahnya.
Program peningkatan infrastruktur air bersih ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Palopo di bawah kepemimpinan Wali Kota Naili Trisal dalam meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat.
Dengan proyek tersebut, diharapkan kualitas layanan air bersih di Kota Palopo semakin optimal dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.















