Peristiwa

Warga Wonosari Tolak Ritel Modern, Khawatir Usaha Kecil Terancam

×

Warga Wonosari Tolak Ritel Modern, Khawatir Usaha Kecil Terancam

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi penolakan retail modern. Foto : internet

SATUDATA.co.id | Luwu Utara – Warga Desa Wonosari, Kecamatan Sukamaju, menyatakan penolakan terhadap rencana pembangunan salah satu ritel modern, Indomaret, di wilayah mereka, yang dinilai dapat mengganggu keberlangsungan usaha kecil milik masyarakat, Selasa (22/4/2026).

Penolakan ini muncul karena warga khawatir kehadiran toko waralaba tersebut akan berdampak langsung pada pendapatan pedagang lokal yang selama ini menggantungkan hidup dari usaha kecil seperti toko kelontong dan jualan sembako.

Sejumlah pedagang mengaku tidak menolak perkembangan zaman, namun mereka merasa persaingan dengan ritel modern tidak seimbang. Dengan modal besar dan strategi pemasaran yang kuat, ritel modern dinilai bisa menarik pelanggan lebih banyak dibandingkan usaha kecil milik warga.

“Kami tidak menolak kemajuan, tapi takut usaha kami mati. Kami ini hanya pedagang kecil untuk kebutuhan keluarga dan sekolah anak,” ujar salah seorang pedagang.

Selain itu, warga juga mengkhawatirkan dampak jangka panjang jika toko-toko kecil mulai tutup. Kondisi tersebut dinilai bisa memicu meningkatnya pengangguran di tingkat desa.

Masyarakat pun meminta Pemerintah Kabupaten Luwu Utara agar meninjau kembali rencana pemberian izin operasional ritel modern di wilayah pedesaan. Mereka berharap pemerintah dapat lebih melindungi pelaku UMKM serta menjaga keseimbangan ekonomi masyarakat.

Hingga saat ini, warga masih terus menyuarakan penolakan dan berharap adanya dialog antara pihak terkait agar ditemukan solusi yang tidak merugikan pedagang kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *