SATUDATA.co.id | Luwu — Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di jalur trans Sulawesi tepatnya Dusun Mamara, Desa Marabuana, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Senin (18/5/2026).
Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil Wuling bernomor polisi DD 1465 LE dan truk box Mitsubishi bernomor polisi D 8198 WF, sekitar pukul 05.15 Wita.
Akibat kecelakaan itu, tiga orang dilaporkan meninggal dunia. Seluruh korban tewas merupakan pengemudi dan penumpang mobil Wuling.
Berdasarkan laporan Satlantas Polres Luwu, kecelakaan bermula saat truk box Mitsubishi yang dikemudikan Sardi Lafandi (40) bergerak dari arah utara ke selatan atau dari Masamba menuju Kota Palopo.
Saat melintas di jalur tikungan di lokasi kejadian, truk tersebut bertabrakan dengan mobil Wuling yang dikemudikan Verdi John Ximenes (34), warga Kelurahan Salobulo, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo.
Mobil Wuling tersebut bergerak dari arah berlawanan, yakni dari Palopo menuju Toraja.
Benturan keras menyebabkan pengemudi mobil Wuling, Verdi John Ximenes, meninggal dunia di lokasi kejadian bersama dua penumpangnya, Leonard Tasuib (24), warga Kecamatan Wara Timur, serta Mengki Aldani Tuken (23), warga Kecamatan Wara, Kota Palopo.
Sementara itu, dua penumpang truk box mengalami luka ringan dan sempat mendapat perawatan medis di Puskesmas Walenrang.
Kedua korban luka masing-masing Gilbert (25) yang mengalami lecet pada kaki dan tangan serta Sidik (34) yang mengalami luka lecet pada bagian wajah.
Kanit Lakalantas Polres Luwu, Indar, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
“Personel Satlantas Polres Luwu telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar Ipda Indar, Senin (18/5/2026).
Ia menegaskan penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan.
“Mengenai penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” katanya.
Menurut Ipda Indar, lokasi kecelakaan berada di jalur tikungan yang membutuhkan tingkat kewaspadaan tinggi, terutama pada waktu subuh saat kondisi lalu lintas relatif lengang namun rawan memicu kelengahan pengemudi.
Menjelang arus perjalanan dan libur Iduladha 1447 Hijriah, Satlantas Polres Luwu mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya di jalur poros Trans Sulawesi yang rawan kecelakaan.
“Kami mengimbau seluruh pengemudi agar memastikan kondisi fisik prima sebelum berkendara, tidak memaksakan diri saat mengantuk, mematuhi batas kecepatan, serta lebih berhati-hati saat melintas di tikungan maupun jalur rawan kecelakaan,” imbau Ipda Indar.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama, apalagi menjelang libur Iduladha mobilitas masyarakat meningkat,” lanjutnya.
Saat ini, Satlantas Polres Luwu masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden kecelakaan maut tersebut.
















