Ragam

Masmindo Dwi Area Kirim Tiga Personel ERT Bantu Penanganan Bencana di NTT

×

Masmindo Dwi Area Kirim Tiga Personel ERT Bantu Penanganan Bencana di NTT

Sebarkan artikel ini
PT Masmindo Dwi Area (MDA) mengirim tiga personel ERT untuk penanganan siaga bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selasa (18/8/2026). Foto: Ist

SATUDATA.co.id | Luwu — PT Masmindo Dwi Area (MDA) mengirim tiga personel Emergency Response Team (ERT) untuk bergabung dalam misi ESDM Siaga Bencana dalam penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ketiga personel tersebut diberangkatkan untuk mendukung operasi kemanusiaan di wilayah terdampak.

Ketiga personel ERT MDA dilepas langsung Direktur Utama PT Masmindo Dwi Area, Trisakti Simorangkir, pada Selasa (18/8/2026). Selanjutnya, mereka akan bergabung dengan tim ESDM Siaga Bencana dan unsur terkait lainnya sesuai kebutuhan penanganan di lapangan.

Sebelum diberangkatkan, seluruh personel telah mempersiapkan perlengkapan pendukung yang diperlukan selama menjalankan tugas. Tim akan bekerja berdasarkan kebutuhan lapangan dan mengikuti arahan serta mekanisme koordinasi yang ditetapkan dalam operasi ESDM Siaga Bencana.

Dalam arahannya saat pelepasan, Trisakti menekankan agar seluruh personel mengutamakan keselamatan, menjaga kekompakan, serta memastikan koordinasi selama menjalankan tugas kemanusiaan.

“Keberangkatan rekan-rekan membawa misi kemanusiaan dan tanggung jawab untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit. Jaga keselamatan, jaga kekompakan, ikuti koordinasi tim ESDM Siaga Bencana, dan berikan kemampuan terbaik yang kita miliki untuk membantu di lapangan,” ujar Trisakti.

MDA menyatakan keterlibatan personel ERT tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya penanganan bencana sekaligus membantu masyarakat yang terdampak di NTT.

Pengiriman personel ke NTT juga didukung pengalaman ERT MDA dalam sejumlah operasi tanggap darurat di Sulawesi Selatan. Sebelumnya, tim tersebut terlibat dalam penanganan longsor di Bonglo, Palopo, pada 2024; banjir bandang di Kabupaten Luwu pada Mei 2024; serta longsor di Dusun Padang pada 2025.

Selain itu, ERT MDA pernah dilibatkan dalam penanganan banjir di Kabupaten Barru dan Kabupaten Soppeng pada 2025.

Pengalaman tersebut menjadi modal bagi personel ERT MDA dalam menjalankan tugas di wilayah terdampak bencana. Kemampuan dan pengalaman yang dimiliki diharapkan dapat mendukung pelaksanaan operasi tanggap darurat secara efektif dan terkoordinasi.

Selama menjalankan penugasan di NTT, ketiga personel ERT MDA akan mengikuti arahan tim ESDM Siaga Bencana serta menyesuaikan pelaksanaan tugas dengan kebutuhan di lapangan.

MDA menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya kemanusiaan melalui keterlibatan personel tanggap darurat dalam penanganan bencana, dengan tetap mengedepankan keselamatan, koordinasi, dan tanggung jawab selama menjalankan tugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *