SATUDATA.co.id | Palopo — Pemerintah Kota Palopo melalui Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) mengutus dua Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti Seleksi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.
Seleksi tersebut digelar secara virtual dan diikuti dari Ruang Gubernur Kantor Wali Kota Palopo, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan seleksi dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Jufri, serta diikuti perwakilan KORPRI dari seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.
Mewakili Pemerintah Kota Palopo, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Palopo, Andi Irpandi, bersama jajaran pengurus KORPRI Kota Palopo turut mengikuti pembukaan seleksi tersebut secara daring.
Keikutsertaan dua ASN Kota Palopo dalam ajang tersebut berdasarkan Surat Tugas Nomor 16/KORPRI PLP/VI/2026 yang ditandatangani Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan Dewan Pengurus KORPRI Kota Palopo, Ilham, S.E., M.Si., atas nama Ketua KORPRI Kota Palopo.
Adapun dua peserta yang mewakili Kota Palopo yakni Husaeri M. Amin, S.Ud., M.H., yang mengikuti cabang Golongan Surah Al-Baqarah, serta Muh. Ihsan Ramadhan, S.Ud., M.H., yang berkompetisi pada cabang Golongan Juz 30.
Keikutsertaan ASN Kota Palopo dalam seleksi MTQ KORPRI merupakan bagian dari upaya meningkatkan pembinaan keagamaan serta penguatan karakter ASN yang berakhlak dan berintegritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Seleksi tingkat provinsi ini menjadi tahapan penjaringan peserta yang akan mewakili Sulawesi Selatan pada ajang MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026.
MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh”, dan dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 30 Agustus 2026 di Provinsi Sulawesi Selatan, dengan lokasi pelaksanaan di Kota Makassar dan Kabupaten Maros.
Melalui ajang tersebut, KORPRI diharapkan tidak hanya melahirkan peserta terbaik di bidang tilawah Al-Qur’an, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual, moral, dan profesionalisme ASN sebagai pelayan publik.
















