SATUDATA.co.id | Palopo – Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Mangkaluku Kota Palopo, Steven Hamdani, langsung bergerak membangun komunikasi internal pada hari pertama bertugas, Selasa (28/7/2026).
Langkah awal yang dilakukan adalah membangun komunikasi dengan seluruh pegawai, menggelar rapat perdana bersama jajaran manajemen, serta menyusun pemetaan persoalan yang dihadapi perusahaan.
Mengawali aktivitasnya, Steven berkeliling ke setiap ruangan untuk bersilaturahmi dan menyapa para pegawai. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya membangun kedekatan sekaligus memperkuat komunikasi internal di lingkungan Perumda Tirta Mangkaluku.
Usai berkeliling, Steven memimpin rapat perdana bersama jajaran manajemen di Aula Kantor Perumda Tirta Mangkaluku. Pertemuan itu menjadi momentum awal menyatukan visi, memperkuat koordinasi, dan membangun sinergi dalam menjalankan roda perusahaan.
Dalam rapat tersebut, Steven meminta seluruh jajaran manajemen segera menginventarisasi data dan informasi terkait kondisi perusahaan, mulai dari aspek operasional, pelayanan, hingga berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Ia menargetkan seluruh data tersebut dapat dihimpun dalam waktu satu pekan. Setelah proses inventarisasi selesai, dirinya akan meninjau langsung seluruh aset Perumda Tirta Mangkaluku guna mengidentifikasi persoalan yang membutuhkan penanganan segera.
Hasil pemetaan tersebut, menurut Steven, akan menjadi dasar dalam menentukan skala prioritas penyelesaian masalah melalui kerja sama dan kolaborasi seluruh jajaran perusahaan.
“Pada prinsipnya saya menyampaikan kepada seluruh jajaran manajemen bahwa suka atau tidak suka, kita sudah memiliki direktur yang baru. Harapan saya, kita memiliki satu visi dan satu tujuan, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Steven.
Ia juga mengajak seluruh pegawai membangun budaya kerja yang solid, saling mendukung, dan mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Saya yakin pegawai Perumda Tirta Mangkaluku memiliki kemampuan yang luar biasa. Yang perlu kita bangun adalah budaya kerja yang baik, menjaga integritas, loyalitas, akuntabilitas, serta terus meningkatkan kapabilitas agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” katanya.
Steven turut meminta dukungan dan kesabaran masyarakat, khususnya para pelanggan Perumda Tirta Mangkaluku. Ia mengakui berbagai persoalan pelayanan yang selama ini terjadi tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat.
Namun demikian, ia menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan secara bertahap melalui langkah-langkah yang terencana dan terukur.
“Saya sudah menyusun agenda kerja untuk hari pertama, kedua, hingga hari ketiga agar seluruh proses berjalan terarah dan terstruktur. Saya memohon kesabaran masyarakat serta para pelanggan. Berikan kami waktu untuk bekerja. Saya bukan pesulap yang bisa menyelesaikan semua persoalan dalam sekejap, tetapi dengan niat yang baik dan ikhtiar maksimal, saya akan berusaha semaksimal mungkin memperbaiki pelayanan agar menjadi lebih baik dari sebelumnya,” tegas Steven.
Steven menambahkan, fokus utama kepemimpinannya adalah membangun Perumda Tirta Mangkaluku menjadi perusahaan daerah yang profesional, sehat, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan air bersih.
Melalui konsolidasi internal yang dilakukan sejak hari pertama bertugas, ia berharap seluruh jajaran Perumda Tirta Mangkaluku memiliki semangat yang sama untuk menghadirkan pelayanan prima serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan daerah tersebut.
















