SATUDATA.co.id | Makassar – Sebanyak 800 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Palopo mengikuti kegiatan Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) yang digelar di Kantor Regional IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar, Rabu–Kamis (9–10 September 2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Palopo Dr. Akhmad Syarifuddin dan menjadi bagian dari upaya Pemkot Palopo memperkuat pengelolaan ASN berbasis potensi dan kompetensi.
ProASN dilaksanakan selama dua hari dengan pembagian peserta dalam dua kelompok. Pada hari pertama, sebanyak 400 ASN mengikuti kegiatan dalam dua sesi, sedangkan 400 ASN lainnya dijadwalkan mengikuti kegiatan pada hari kedua.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palopo, Ilham Hamid, mengatakan ProASN bertujuan memetakan potensi dan kompetensi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Palopo.
Menurut Ilham, hasil pemetaan tersebut akan menjadi basis data bagi pemerintah daerah dalam menentukan penempatan ASN sesuai kompetensi dan bidang tugas masing-masing.
“Tujuannya untuk memetakan seluruh ASN, termasuk kompetensi masing-masing. Sehingga ketika Wali Kota membutuhkan data untuk penempatan, tersedia informasi yang dapat menjadi dasar bahwa ASN tersebut sesuai dengan bidang dan kompetensinya,” jelas Ilham.
Ilham menjelaskan, ProASN tidak sekadar menghasilkan data profil ASN. Hasil profiling juga diarahkan untuk mendukung proses pengelolaan manajemen ASN di lingkungan Pemerintah Kota Palopo.
Data yang dihasilkan dari kegiatan tersebut diharapkan memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai potensi, kompetensi, dan kapasitas setiap ASN.
Dengan basis data tersebut, pemerintah daerah dapat memiliki informasi yang lebih terukur dalam menentukan kebutuhan pengembangan sumber daya aparatur, termasuk penempatan dan pengembangan karier ASN.
Pelaksanaan ProASN juga menjadi salah satu langkah Pemkot Palopo dalam mempercepat penerapan manajemen talenta ASN.
Melalui pemetaan potensi dan kompetensi, pemerintah daerah diharapkan dapat mengidentifikasi ASN berdasarkan kemampuan dan potensi pengembangannya. Data tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam menyusun kebijakan pengelolaan karier dan kebutuhan aparatur.
Pemkot Palopo berharap hasil ProASN menghasilkan data ASN yang akurat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Data tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung penempatan ASN sesuai kompetensi, pengembangan karier, peningkatan kapasitas aparatur, serta penerapan manajemen talenta secara lebih objektif dan terarah.
Dengan demikian, pelaksanaan ProASN tidak hanya menjadi kegiatan pendataan, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun sistem pengelolaan ASN yang berbasis data, kompetensi, dan kebutuhan organisasi di lingkungan Pemerintah Kota Palopo.
















