SATUDATA.co.id | Palopo — Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Palopo akan menggelar Pesta Wirausaha Palopo 2026 sebagai upaya memperkuat ekosistem kewirausahaan daerah.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 24–26 April 2026, di SaodenraE Convention Center (SCC), Kota Palopo.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-24 Kota Palopo dengan mengusung tema “Energi Baru Dari Kota Idaman”.
Ajang tersebut dirancang sebagai wadah kolaborasi, inspirasi, serta penguatan kapasitas pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua Panitia Pesta Wirausaha Palopo 2026, Wahyuddin Kahar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program edukasi dan pengembangan kapasitas yang diinisiasi oleh komunitas Tangan Di Atas (TDA), sebuah komunitas pengusaha nasional yang fokus pada penguatan kewirausahaan di Indonesia.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pola pikir (mindset) dan kapasitas pelaku UMKM, memberikan pemahaman praktis terkait pengelolaan bisnis mulai dari perencanaan, keuangan, hingga pemasaran, serta mendorong lahirnya wirausahawan baru yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing.
“Selain itu, kegiatan ini juga mendukung visi pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi berbasis kewirausahaan,” ujar Wahyuddin.
Ia menambahkan, Pesta Wirausaha Palopo 2026 akan menghadirkan pemateri dari tingkat lokal, nasional, hingga internasional yang berpengalaman di bidang bisnis.
Materi yang disajikan meliputi penguatan mindset kewirausahaan, manajemen keuangan, strategi pemasaran dan penjualan, hingga pengembangan operasional usaha.
Selain sesi edukasi, kegiatan ini juga akan diisi dengan forum networking antar pelaku usaha guna membuka peluang kolaborasi dan ekspansi bisnis, serta berbagai aktivitas komunitas yang mendorong semangat kewirausahaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini tidak hanya berupa seminar, tetapi menjadi ruang belajar, bertumbuh, dan berjejaring bagi pelaku usaha, khususnya UMKM di Kota Palopo dan sekitarnya,” jelasnya.
Wahyuddin berharap kegiatan ini dapat menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan, sekaligus melahirkan pelaku usaha yang mampu berkembang hingga ke tingkat nasional dan internasional.
Ia juga mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Palopo, khususnya dalam mendorong partisipasi pelaku UMKM untuk mengikuti kegiatan tersebut.
“Dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan, terutama dalam merekomendasikan pelaku UMKM agar berpartisipasi, sehingga tujuan penguatan ekosistem kewirausahaan dapat terwujud,” pungkasnya.















