SATUDATA.co.id | Palopo — Pemerintah Kota Palopo menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Kantor Wali Kota Palopo, Kecamatan Wara Kota Palopo, Sulsel, Rabu (17/6/2026).
Upacara tersebut menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, tanggung jawab, dan pengabdian Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pelayan masyarakat.
Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Palopo, Drs. Taufik Gurrahman, bertindak sebagai pembina upacara mewakili Wali Kota Palopo. Dalam amanatnya, ia menyampaikan sejumlah pesan penting terkait kesejahteraan ASN, sektor pendidikan, serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pada kesempatan itu, Taufik menyampaikan bahwa pencairan gaji ke-13 bagi ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Palopo dalam memenuhi hak-hak aparatur.
Menurutnya, Wali Kota Palopo telah mengarahkan agar gaji ke-13 dimanfaatkan secara bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak menjelang tahun ajaran baru.
“Gaji ke-13 merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada ASN. Sesuai arahan Ibu Wali Kota, dana tersebut diharapkan dapat diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan biaya sekolah anak-anak,” ujar Taufik.
Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Palopo yang dinilai berhasil mengawal proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sehingga berjalan lancar dan minim keluhan dari masyarakat.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah sekolah yang memiliki jumlah pendaftar rendah. Namun, kondisi tersebut diyakini akan teratasi melalui mekanisme distribusi peserta didik sesuai kuota yang tersedia di masing-masing sekolah.
Taufik menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus dilakukan secara merata agar tidak lagi muncul stigma sekolah unggulan dan sekolah nonunggulan di masa mendatang.
“Jika seluruh sekolah mampu meningkatkan kualitas pembelajaran secara merata, maka ke depan tidak akan ada lagi perbedaan antara sekolah unggulan dan sekolah lainnya,” katanya.
Dalam amanatnya, Taufik juga menyinggung pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah kehidupan demokrasi. Ia menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang dijamin undang-undang, namun harus dilakukan secara tertib dan tidak mengarah pada tindakan anarkis.
“Demonstrasi adalah bagian dari demokrasi yang harus dihormati. Namun, tindakan anarkis dan perusakan harus dicegah bersama. Tanggung jawab menjaga keamanan bukan hanya tugas TNI, Polri, dan Satpol PP, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Upacara Hari Kesadaran Nasional diikuti para staf ahli, asisten Setda, kepala perangkat daerah, kepala bagian, lurah, pejabat fungsional, serta ASN lingkup Pemerintah Kota Palopo.
Melalui peringatan Hari Kesadaran Nasional, Pemerintah Kota Palopo berharap seluruh ASN terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan kualitas pelayanan publik guna mendukung terwujudnya pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
















