SATUDATA.co.id | Palopo — Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Kopdagrin) menggelar Operasi Pasar Murah LPG 3 kilogram bersubsidi di sembilan kecamatan secara serentak, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang bekerja sama dengan Pertamina tersebut dilakukan sebagai upaya mengatasi kelangkaan LPG 3 kilogram yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir sekaligus memastikan gas bersubsidi dapat diperoleh dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Sebanyak 560 tabung LPG 3 kilogram disediakan di setiap kecamatan atau total 5.040 tabung untuk seluruh wilayah Kota Palopo.
Operasi pasar dipusatkan di masing-masing kantor kecamatan. Di Kecamatan Wara Timur, kegiatan dipantau langsung oleh Staf Ahli Wali Kota Palopo Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Syamsu Alam, yang mewakili Wali Kota Palopo. Ia juga menyerahkan tabung LPG secara simbolis kepada warga penerima manfaat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kota Palopo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Palopo, Kasdim 1403 Palopo, Kepala Dinas Kopdagrin, perwakilan Bulog Palopo, Badan Pusat Statistik (BPS), Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Satpol PP, serta agen resmi LPG.
Dalam sambutannya, Syamsu Alam mengatakan operasi pasar murah digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan LPG 3 kilogram dengan harga yang terjangkau sekaligus meredam gejolak kelangkaan yang terjadi di lapangan.
“Operasi pasar ini dilaksanakan untuk memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat dalam memperoleh LPG 3 kilogram bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat dan mengurangi keluhan terkait kelangkaan gas,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan panitia demi menjaga ketertiban dan memastikan distribusi berjalan tepat sasaran.
Masyarakat yang ingin membeli LPG 3 kilogram diwajibkan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta tabung kosong untuk ditukarkan dengan tabung yang baru.
“Penyaluran dilakukan berdasarkan domisili warga. Setiap kecamatan telah memiliki kuota masing-masing sehingga masyarakat diharapkan membeli di wilayah tempat tinggalnya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Syamsu Alam.
Ia menambahkan, Wali Kota Palopo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan operasi pasar murah tersebut. Pemerintah Kota Palopo juga akan terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pihak terkait untuk melakukan pemantauan distribusi LPG bersubsidi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Melalui operasi pasar murah ini, Pemkot Palopo berharap distribusi LPG 3 kilogram dapat lebih merata, harga tetap terkendali, serta keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas bersubsidi dapat segera teratasi.
















