NasionalPeristiwa

Palopo Peduli NTT: Empat Aliansi Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Sikka

×

Palopo Peduli NTT: Empat Aliansi Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Sikka

Sebarkan artikel ini

SATUDATA.co.id. Palopo, — Gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), meluluhlantakkan rumah warga, merusak fasilitas umum, dan melumpuhkan aktivitas masyarakat setempat. Banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan mendesak untuk bertahan hidup serta bangkit kembali.

Merespons kondisi tersebut, empat aliansi organisasi yang terdiri dari Celebes Volunteer Forum (Cevorum), Himpunan Mahasiswa Basse Sangtempe (Himbastem), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Palopo, dan Artevak Sawerigading sukses menyalurkan bantuan kepada para korban bencana, Senin (31/8/2026).

Bantuan kemanusiaan tersebut disalurkan langsung ke posko pengungsian di Safira Raya, Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, NTT.

Kordinator Pengungsian, Sukril, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas kepedulian masyarakat Palopo yang diwakili oleh gerakan pemuda dan mahasiswa tersebut.

“Kami banyak berterima kasih kepada teman-teman atas kepeduliannya terhadap kami. Dengan gerakan teman-teman dari Palopo, kami sangat terbantu,” ujar Sukril melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, Koordinator Aksi mewakili aliansi, Fadli (Cevorum), menyampaikan terima kasih mendalam kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berperan aktif dalam penggalangan dana kemanusiaan ini, serta pihak yang membantu proses penyaluran di lokasi bencana.

Fadli mengungkapkan bahwa sejatinya tim relawan memiliki niat kuat untuk menyerahkan bantuan secara langsung di lokasi. Namun, beberapa kendala teknis membuat tim aliansi tidak dapat berangkat ke NTT.

“Semoga bantuan yang telah diterima dapat meringankan beban saudara-saudara kita di NTT. Mungkin bantuan ini belum bisa menstabilkan kondisi warga secara menyeluruh, tetapi inilah bentuk ketulusan hati dari warga Kota Palopo yang peduli terhadap bencana yang melanda NTT,” tutur Fadli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *