SATUDATA.co.id | Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo kembali mencatatkan prestasi di tingkat Nasional dengan meraih penghargaan Terbaik II Kategori Pengendalian Inflasi pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, kepada Wali Kota Palopo, Naili Trisal, di Hotel Claro Kendari, Jumat (29/5/2026).
Selain menerima piala dan piagam penghargaan, Pemkot Palopo juga memperoleh Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp2 miliar sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilannya menjaga stabilitas inflasi dan daya beli masyarakat.
Penghargaan tersebut diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai mampu mengendalikan inflasi secara konsisten dan terukur. Penilaian mencakup tingkat kepatuhan pelaporan, dukungan anggaran, efektivitas program pengendalian inflasi, serta kemampuan pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok masyarakat.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Palopo, Irwan, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Penghargaan ini merupakan bukti hasil kerja sama dan kolaborasi semua pihak dalam mengendalikan inflasi di Kota Palopo,” ujarnya.
Pemkot Palopo menjalankan sejumlah langkah strategis untuk menekan laju inflasi, antara lain melalui pelaksanaan gerakan pangan murah, pemantauan harga kebutuhan pokok, serta penguatan kerja sama antardaerah guna memperlancar distribusi komoditas penting.
Kepala Badan Pusat Statistik Kota Palopo, Ahmad Gunawan, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada daerah yang mampu menunjukkan langkah konkret dalam pengendalian inflasi.
Menurutnya, terdapat tiga indikator utama yang menjadi perhatian dalam pengendalian inflasi di Kota Palopo, yakni kelancaran distribusi barang, stabilitas harga komoditas, dan pemetaan wilayah perdagangan kebutuhan pokok masyarakat.
“Wali Kota bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Palopo sangat maksimal melakukan berbagai upaya agar inflasi tidak meningkat, salah satunya melalui inspeksi mendadak (sidak) pasar dan pemantauan di pangkalan BBM,” jelas Ahmad.
Ia menambahkan, ketika terjadi kenaikan harga komoditas tertentu, pemerintah daerah segera menggelar gerakan pangan murah agar masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
“Kami di BPS mengukur kondisi di lapangan yang menghasilkan angka inflasi. Rata-rata angka inflasi Kota Palopo tergolong baik, dan itu menjadi bukti keberhasilan pengendalian inflasi yang dilakukan pemerintah daerah,” katanya.
Ahmad berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota Palopo untuk terus meningkatkan kinerja dan mempertahankan stabilitas ekonomi daerah.
“Tentu ini menjadi motivasi bagi kita semua agar bekerja lebih baik lagi ke depan,” pungkasnya.
Dalam penerimaan penghargaan tersebut, Wali Kota Palopo didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palopo Andi Enceng Amir, Kepala Bapperida Kota Palopo Ade Chandra, serta Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kota Palopo Asmiati.
















