Headline News

Bupati Luwu Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi dan Administrator, Tekankan Integritas dan Kinerja

×

Bupati Luwu Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi dan Administrator, Tekankan Integritas dan Kinerja

Sebarkan artikel ini
Bupati Luwu, Patahudding, melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu, di Ruang Pola Andi Kambo, Kantor Bupati Luwu, Jumat, 29 Mei 2026. Foto: Ist

SATUDATA.co.id | Luwu – Bupati Luwu, Patahudding, melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu, di Ruang Pola Andi Kambo, Kantor Bupati Luwu, Jumat, 29 Mei 2026.

Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi dan penguatan kinerja birokrasi guna mendukung percepatan pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muhammad Rudi.

Sejumlah pejabat yang dilantik di antaranya Muhammad Arsyad sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Mulianto Taro sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kasmal sebagai Kepala Dinas Perikanan, Andi Ibrahim Sikki sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Amnur sebagai Camat Suli, serta Sahrun sebagai Camat Bajo Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi.

“Jabatan ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung visi dan misi pembangunan daerah,” ujar Patahudding.

Bupati juga memberikan penekanan khusus kepada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) strategis. Kepada Kepala Dinas Perikanan, ia meminta agar sektor perikanan diperkuat sebagai bagian dari program prioritas kedaulatan pangan “Luwu Mappatuwo”.

Sementara itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan didorong untuk mengembangkan potensi wisata berbasis kearifan lokal serta kolaborasi agrowisata guna meningkatkan perekonomian masyarakat dan memperkenalkan identitas daerah.

Untuk Satuan Polisi Pamong Praja, Bupati menekankan pentingnya penegakan peraturan daerah yang tegas namun tetap humanis, serta membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan ketertiban umum.

Selain itu, kepada BKPSDM, ia meminta penguatan manajemen aparatur sipil negara (ASN) berbasis merit untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Luwu mengelola sebanyak 9.920 ASN yang terdiri dari PNS, PPPK, dan PPPK paruh waktu.

Menutup sambutannya, Patahudding mengajak seluruh ASN menjadikan jabatan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat serta bekerja dengan penuh integritas dan semangat pelayanan.

“Mari kita bangun pemerintahan yang bersih, melayani, dan benar-benar hadir untuk masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *