SATUDATA.co.id | Luwu Utara — Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Luwu Utara gelar kegiatan literasi digital bagi siswa di SMP Negeri 1 Lara, Kecamatan Baebunta Selatan, Rabu, 15 April 2026.
Kegiatan ini diikuti sekitar 50 siswa dan mengangkat tema cyberbullying dan internet sehat, sebagai upaya meningkatkan kesadaran generasi muda dalam menggunakan internet secara bijak dan aman.
Fokus utama kegiatan adalah memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai berbagai risiko di dunia digital, seperti perundungan siber, penyebaran hoaks, penipuan daring, hingga penyalahgunaan data pribadi yang kian marak di kalangan remaja.
Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024, serta Peraturan Badan Siber dan Sandi Negara Nomor 3 Tahun 2021 tentang literasi keamanan siber.
Kepala Bidang Persandian Diskominfo-SP Luwu Utara, Alisman, yang hadir sebagai narasumber mewakili Kepala Dinas, menegaskan pentingnya kesadaran kritis dalam menyikapi informasi di era digital.
“Anak-anak saat ini sangat dekat dengan internet. Karena itu, mereka perlu dibekali kemampuan untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya, serta memahami risiko yang ada di dunia digital,” ujar Alisman.
Ia menjelaskan bahwa literasi digital tidak hanya sebatas kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan mengakses, menganalisis, mengevaluasi, hingga memproduksi konten secara bijak dan bertanggung jawab.
Selain itu, peserta juga diberikan materi terkait etika berkomunikasi di media sosial, pentingnya menjaga data pribadi, serta langkah-langkah melindungi diri dari potensi kejahatan siber.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya cakap secara digital, tetapi juga beretika dan bertanggung jawab dalam beraktivitas di ruang siber,” tambahnya.
Melalui kegiatan literasi digital ini, Diskominfo-SP Luwu Utara berharap dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini di kalangan pelajar, sehingga tercipta lingkungan digital yang aman, sehat, dan produktif di tengah pesatnya perkembangan teknologi.















