SATUDATA.co.id | Palopo – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo menggelar Sosialisasi dan Pendampingan Penginputan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Diseminasi Hasil-Hasil Kelitbangan di Aula Ratona, Kantor Wali Kota Palopo, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Palopo, Naili Trisal, sebagai bagian dari upaya mendorong budaya inovasi dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik di lingkungan Pemkot Palopo.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Palopo, Ade Chandra, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan IGA 2026 yang bertujuan meningkatkan pemahaman perangkat daerah terkait mekanisme penginputan inovasi ke dalam sistem penilaian nasional.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat budaya inovasi serta menyebarluaskan hasil-hasil penelitian, pengembangan, dan inovasi yang telah dilakukan oleh organisasi perangkat daerah.
“Kegiatan ini juga menjadi ajang diseminasi atau penyebarluasan hasil-hasil kelitbangan yang telah dilaksanakan oleh berbagai perangkat daerah. Hal ini menjadi sarana untuk menyebarluaskan praktik-praktik baik yang inovatif terkait layanan publik maupun tata kelola pemerintahan,” kata Ade Chandra.
Dalam arahannya, Wali Kota Palopo Naili Trisal mengapresiasi Bapperida yang dinilai konsisten mendorong penguatan budaya inovasi di lingkungan pemerintah daerah.
Menurutnya, inovasi menjadi salah satu faktor penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, responsif, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah memanfaatkan kegiatan pendampingan tersebut untuk meningkatkan kualitas inovasi yang dimiliki masing-masing instansi.
Naili juga menegaskan bahwa inovasi yang dilaporkan dalam sistem IGA tidak boleh sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi harus benar-benar diterapkan, dievaluasi secara berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Setiap inovasi yang dilaporkan harus memiliki dampak nyata, dapat diukur hasilnya, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Palopo berharap seluruh perangkat daerah semakin aktif menciptakan dan mengembangkan inovasi yang berkelanjutan guna mendukung terwujudnya pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
















